You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Mulai Sore Jabodetabek Diguyur Hujan Disertai Angin
photo Doc - Beritajakarta.id

Mulai Sore Jabodetabek Diguyur Hujan Disertai Angin

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai angin kencang akan terjadi dibeberapa wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mulai pada sore hingga malam hari.

Waspada potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor antara sore hingga menjelang malam hari

"Waspada potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor antara sore hingga menjelang malam hari," kata Hary Tirto Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Selasa (15/11).

Sementara pada pagi hari berawan dan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu. Sedangkan pada siang dan sore hari potensi hujan ringan di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Bogor, Tangerang, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok dan Bekasi.

Hujan Lebat Disertai Angin akan Terjadi di Jabodetabek

Untuk malam hari, potensi hujan ringan di Tangerang, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depokdan Bogor.

"Dini hari potensi hujan ringan di Bogor," tandasnya.

Sementara itu, suhu udara di Jakarta mencapai 22-32 derajat celsius dengan kelembaban udara 66-95 persen dan kecepatan angin Timur-Barat daya mecapai 05-20 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12955 personDessy Suciati
  2. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1585 personFakhrizal Fakhri
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1574 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1509 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1164 personBudhi Firmansyah Surapati